Quotes of The Day

Selalu ada kendala di dalam setiap usaha. Satu-satunya hal yang tidak memiliki kendala adalah tidak melakukan apa-apa.

Monday, October 31, 2016

Soal dan Kunci Jawaban Kuis Pengantar Ilmu Pertanian ke 2


Oleh : Bapak Alfian (Dosen PIP)

1. Apa yang dimaksud dengan :
  •  Intensifikasi
  •  Ekstensifikasi

2. Faktor apa saja yang menyebabkan turunnya produksi (hasil)?


Jawaban :

1. Yang dimaksud dengan :
  • Intensifikasi adalah salah satu program peningkatan hasil dengan memanfaatkan lahan yang sudah ada  dengan asumsi luas dan mensubtitusikan sarana produksi seperti :
  1. Varietas unggul
  2. Pengolahan tanah
  3. Penggunaan pupuk 
  4. Pengairan & drainase
  5. Pengelolaan hama dan penyakit tanaman
  • Ekstensifikasi adalah salah satu program guna meningkatkan hasil dengan memperluas lahan areal dan mensubtitusikan saprodi :
  1. Varietas baru
  2. Pengolahan tanah
  3. Penggunaan pupuk
2. Faktor penyebab turunnya produksi :
  • Internal :
  1. Petani malas
  2. Tidak punya modal
  3. Tidak ada sarana-prasarana
  • Eksternal
  1. Iklim yang tidak mendukung
  2. Tanah/lahan marginal
  3. Pengairan/drainase yang kurang baik
  4. Ada serangan hama dan penyakit
  5. Tidak ada transportasi/komunikasi

Sunday, October 30, 2016

Tentang Blog


Blog pribadi ini dikelola oleh Haikal Putra Aurivan, Mahasiswa Muslim Peternakan Unsyiah 2016. Di blog ini saya pribadi akan menuliskan artikel-artikel yang berhubungan mengenai materi kuliah saya di prodi Peternakan karena saya anak Peternakan dan itu akan menjadi ciri khas blog saya, kemudian saya juga ingin membagikan hal-hal dari sesuatu yang sangat saya banggakan, yaitu agama saya Islam, saya ingin berbagi artikel-artikel seputar dunia Islam dan berharap bisa menjadi manfaat untuk saya dan para pembaca, saya juga akan berbagi seputar tips nge-blog dan update dari teknologi yang bisa saya rekomendasikan, tentunya semua berdasarkan pengalaman pribadi saya.

Saya berharap agar blog ini bisa menebar manfaat kepada penulis dan para pembaca, dan saya tidak ingin bilamana blog ini hanya menjadi sampah di mesin pencari google, maka dari itu, kritik dan saran sangat kami harapkan dari para pembaca dan para blogger senior agar blog ini dapat semakin berkembang. Jangan lupa share artikel yang anda rasa bermanfaat. Bila ada yang salah dari tulisan saya, jangan sungkan untuk memberi kritik dan saran.

Dan satu lagi, jangan sia-siakan menu widget di bawah, yaitu menu Video of The Day (Video Hari Ini), karena saya hanya akan merekomendasikan video-video yang mengandung manfaat dari kebenaran serta kebaikan. Harapan terbesar saya, semoga Allah mempertemukan kita kelak di jannah-Nya.

Mari menebar kebenaran, kebaikan, serta manfaat.

Cara Agar Link di Blog Otomatis Terbuka di Tab Baru

Assalamu'alaikum blogger. Kali ini saya akan menyampaikan satu lagi tips bagi para blogger yang sebenarnya juga baru saya praktekkan sendiri dan alhamdulillah berhasil. Oke, sebelumnya perlu saya jelaskan sedikit, kenapa link yang diklik harus secara otomatis beralih ke tab baru. Sebenarnya hal ini tidak harus, tapi sebagai seorang blogger, kita harus memiliki strategi untuk menyenangkan serta membuat nyaman para pengunjung blog kita. Salah satunya yaitu dengan cara menyuguhkan kepada para pengunjung suatu fitur dimana ketika mereka membuka link dari link yang telah kita paparkan, mereka tidak perlu menekan klik kanan dan memilih opsi 'buka di tab baru' agar bisa tetap berselancar di halaman blog kita tanpa harus berulang-ulang mengetik alamat blog kita karena semuanya sudah berjalan secara otomatis.

Caranya:
1. Buka menu dasbor blogger atau klik di sini.
2. Jika sudah login, pilih menu template di opsi lain.
   Contoh gambar :

 3. Setelah klik template, akan tampak tampilan seperti di bawah ini.
4. Setelah itu akan terlihat format template seperti di bawah ini.

5. Kemudian, ketikkan </head> di pencarian dengan menekan Ctrl + F di kolom edit html.
6. Setelah itu, copy kode dengan tulisan berwarna merah di bawah.
   <base target='_blank'/> 

7. Paste kode tersebut tepat di atas kode </head>. Contoh seperti pada gambar di bawah.

8. Klik Simpan template


9. Selesai dan lihat hasilnya. Jangan lupa bilang Alhamdulillah

Thursday, October 27, 2016

Daftar Peraturan Mengenai Rekomendasi, Pemasukan, Pengeluaran, Perizinan


Diposting tanggal: 15 Agustus 2013 oleh portal Kementrian Pertanian

  1. Permentan Nomor 87/Permentan/PD.410/9/2013 Tentang Perubahan Atas Lampiran Permentan No 85/Permentan/PD.410/8/2013 Tentang Pemasukan Sapi Bakalan, Sapi Indukan, dan Sapi Siap Potong Ke Dalam Wilayah Negara Republik Indonesia [Download File]
  2. Permentan Nomor 85/Permentan/PD.410/8/2013 Tentang Pemasukan Sapi Bakalan, Sapi Indukan, dan Sapi Siap Potong Ke Dalam Wilayah Negara Republik Indonesia [Download File]
  3. Permentan Nomor 84/Permentan/PD.410/8/2013 Tentang Pemasukan Karkas, Daging, Jeroan, Dan/Atau Olahannya Ke Dalam Wilayah Negara Republik Indonesia[Download File]
  4. Permentan Nomor 52/Permentan/OT.140/9/2012 Tentang Rekomendasi Persetujuan Pemasukan dan Pengeluaran Ternak ke Dalam dan Luar Wilayah RI  [Download File]
  5. Peraturan Menteri Perdagangan RI Tentang Ketentuan Ekspor dan Impor Hewan dan Produk Hewan [download disini]

Disadur langsung dari website Kementrian Pertanian, mohon maaf apabila file hanya berupa hasil scan, dan kami menerima permintaan print file, minat koment dibawah.

Kami melayani print dengan format biasa (seperti makalah, 1 lembar kertas untuk 1 halaman), atau pencetakan timbal balik (1 lembar kertas untuk 2 halaman), atau pencetakan booklet (seperti buku, satu lembar bisa untuk 4 halaman).

Bagi yang belum mengerti perbedaan antara pencetakan biasa, timbal balik, ataupun format booklet, bisa tanya lewat kolom komentar di bawah.

Kalau kesulitan menggunakan kolom komentar, bisa hubungi kami langsung di Line (kami tidak standby setiap saat, karena menggunakan line PC).

Sunday, October 23, 2016

Cara Mendapatkan Kuota 10GB di Kartu Prabayar 3 5GB

Assalamu'alaikum silent readers..

Kali ini saya akan membagikan satu tips bagi kamu para pengguna Internet yang mau dengan modal sekecil-kecilnya, mendapat keuntungan sebesar-besarnya.

Tanpa memperpanjang muqaddimah, langsung praktekkan cara di bawah!

1. Beli kartu prabayar 3 yang kuota 5GB di konter HP terdekat, harga sekarang kisaran Rp.55.000
2. Pasang kartu ke HP atau modem
3. Coba cek kuota 5GB kamu
4. Dapatkan bonus kuota 5GB lagi dengan cara:
    a. ketik sms MAU GM5 kirim ke 234
Contoh jika menggunakan modem   
    b. lihat pesan masuk (inbox)
  jika kamu sudah mendapat pesan seperti di atas, itu artinya paket tambahan kamu telah berhasil diaktifkan.
    c. cek info paket bonus tambahan midnight kamu dengan cara: ketik INFO GM ke 234
    d. cek inbox kembali dan dapatkan pesan seperti gambar di bawah


Silakan dicoba, jangan lupa di-share..

Friday, October 14, 2016

Untuk Apa Aku Disini

Fakultas Pertanian Unsyiah
Bismillāhirrahmānirrahīm.
          Kali ini aku akan menuliskan tentang niat dan motivasiku kuliah di prodi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Tulisan ini kubuat untuk memenuhi tugas wajib mata kuliah Aplikasi Komputer dan Teknologi Informasi yang ditugaskan oleh Bapak Dawud selaku Dosen yang sangat saya hormati, sekaligus sebagai pengingat bagi saya sendiri tentang tujuan awal saya datang ke Universitas ini, agar saya tidak salah dalam mengambil langkah ke depan.
          Niat saya memasuki Prodi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala ini adalah untuk menolong agama Allah. Karena saya memiliki prinsip bahwa hidup dan mati saya hanya untuk Allah. Sebenarnya saya sangat ingin merealisasikan niat saya dengan berjuang di medan jihad, tapi sangat sulit dalam merealisasikannya. Saya juga sangat ingin menolong agama Allah dengan menjadi ulama dan menyebarkan Islam ke seluruh penjuru dunia, tapi Allah belum menghendaki saya mencapai derajat tersebut. Maka saya menemukan potensi pada diri saya ada dalam bidang pertanian dan peternakan, maka saya langsung yakin bahwa inilah jalan termudah bagi saya untuk menolong agama Allah, yaitu dengan menjadi pengusaha Muslim di bidang pertanian dan peternakan yang kaya. Maka mungkin sekali bagi saya untuk menolong agama Allah dengan harta yang saya miliki.
          Saya ingin sekali menjadi seperti Rasulullah, Abu Bakr, Umar ibn Khaththab, Utsman ibn Affan, Ali ibn Abi Thalib, Ibnu Umar, serta para sahabat Rasulullah lainnya yang pernah mengorbankan jiwa dan hartanya di jalan Allah.
          Kemudian motivasi saya memasuki prodi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala ini adalah semangat saya pribadi untuk menjadi seorang peternak sukses seperti ketika saya mengelola ladang dan peternakan saya di sebuah game bergenre simulasi kehidupan khususnya di bidang pertanian dan peternakan, yaitu Harvest Moon. Saya pernah menjadi orang yang paling efisien dalam penggunaan waktu dan paling giat dalam bekerja dan bersosialisasi di game tersebut. Dan saya tidak ingin hal tersebut hanya dapat saya lakukan di dalam game, maka saya mencoba merealisasikan apa yang pernah saya kerjakan di game tersebut dengan membangun sebuah peternakan sendiri. Ya, saya pernah membangun sebuah peternakan kecil di belakang rumah, disana saya berkebun dan beternak ayam kampung untuk menggantikan kesibukan saya bermain game. Dan alhamdulillah, Allah memberikan saya kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya. Kalau sebelumnya yang saya lakukan hanya duduk atau bersantai sambil mengutak-atik game di laptop, maka semenjak saya membangun peternakan tersebut, saya dapat menggantikan posisi game visual menjadi game virtual yang benar-benar nyata. Disana saya dapat berinteraksi dengan ternak yang saya rawat, bekerja hingga mengeluarkan banyak sekali keringat, mencari dan berinteraksi dengan orang banyak, terutama rekan bisnis, membuat saya terlatih menjadi seorang yang efisien dalam pemanfaatan waktu dan tenaga. Ketika beternak, saya hanya merasa seperti sedang bermain, tidak merasa seperti sedang bekerja sama sekali. Meski penghasilan yang saya dapatkan dari beternak di dunia nyata tidak sebanyak dari beternak di game Harvest Moon, tapi saya terdidik dari hobi tersebut untuk menjadi seorang yang mandiri. Terbukti ketika beternak saya sangat jarang meminta uang kepada orangtua, karena hampir semua kebutuhan saya dapat saya tutupi dengan penghasilan dari beternak.
          Di tempat asal saya di pulau Simeulue, tepatnya di Sinabang, harga telur ayam kampung dan dagingnya tergolong tinggi, sementara untuk perawatan tidak begitu sulit, meski juga tidak bisa dibilang mudah. Bayangkan saja, di pasaran harga telur ayam kampung mencapai Rp.2500,00/butir dan jika ada 10 ekor ayam betina yang bertelur dalam satu hari, maka saya bisa mendapatkan uang hingga Rp.25.000,00/hari, dan itu tentu sangat banyak bagi seorang pelajar biasa seperti saya pada waktu itu.
          Tapi untuk menjadi seorang peternak yang besar, maka dibutuhkan peternakan yang besar, dengan kapasitas ternak yang besar, maka akan diperoleh keuntungan yang berlipat. Maka sangat besar kemungkinan bagi seorang peternak sukses untuk bisa memiliki penghasilan yang lebih besar daripada kebutuhannya sehari-hari. Jika kebutuhan harian telah terpenuhi, maka sangat mudah untuk menjadikan harta itu bermanfaat bagi orang lain.
          Tapi saya merasa belum bisa memaksimalkan potensi dari ternak yang saya miliki. Karena sangat sulit menjadikan ayam kampung konsisten dalam menghasilkan telur. Maka saya bertekad memasuki jurusan peternakan ini untuk mempelajari bagaimana cara meningkatkan produktivitas dari hewan ternak, bagaimana cara mempertahankan kekebalan tubuh ternak dari penyakit, bagaimana manajemen pengolahan peternakan yang baik, bagaimana cara mengatasi masalah-masalah yang sering dihadapi oleh para peternak kebanyakan yang kekurangan ilmu tentang bidang ini. Maka saya ingin sekali mendapat ilmu tentang ternak yang dapat saya praktikkan langsung baik ketika kuliah, maupun ketika lulus nanti, agar saya siap menjadi seorang pengusaha yang sukses di bidang peternakan.
          Saya sangat ingin membangun sebuah peternakan yang dapat menampung banyak pekerja, sehingga dapat mengurangi angka pengangguran. Saya ingin ilmu dan harta yang saya dapatkan tidak hanya bermanfaat bagi diri saya sendiri, tapi juga bermanfaat bagi orang lain, maka saya sangat ingin menjadi orang yang kaya dan menolong agama Allah dengan harta tersebut.
          Motivasi lain saya dalam memasuki prodi Peternakan ini adalah karena saya melihat pengusaha memiliki lebih banyak waktu luang dibanding pegawai kantoran yang banyak menghabiskan waktu untuk bekerja di kantor. Saya ingin memanfaatkan banyak waktu luang untuk melakukan hal-hal positif seperti belajar hal-hal yang baik dan benar, bersosialisasi dengan orang-orang, yang penting bisa menebar manfaat bagi orang banyak. Dan itu semua saya lakukan bukan untuk menjadi bupati, anggota legislatif, atau jabatan politis lainnya, tapi semua murni saya ingin lakukan untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya dan untuk menolong agama Allah.
          Saya ingin melihat orangtua saya bahagia melihat saya menjadi seorang pengusaha yang sukses dan membawa mereka berangkat ke Baitullah untuk melaksanakan ibadah haji. Ketika itu saya dapat membiayai adik saya untuk bisa bersekolah jauh ke Mesir atau Madinah untuk menuntut ilmu agama, karena saya tidak berkesempatan menuntut ilmu di sana, maka harapan saya saat ini adalah agar adik saya dapat menjadi seorang ulama, dan saya yang akan memfasilitasi dakwahnya dengan harta yang saya miliki.
          Sebenarnya sangat banyak motivasi saya untuk memasuki prodi peternakan ini, itu sebabnya saya menjadikan prodi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala sebagai pilihan pertama saya ketika tes SNMPTN dan alhamdulillah Allah mengizinkan saya lulus dan berkuliah di sini. Harapan saya semoga saya bisa menjadi peternak Muslim yang sukses dan bermanfaat bagi agama Allah dan bagi sebanyak-banyaknya manusia yang lain. Karena seringkali kebahagiaan itu didapat dari senyum orang lain yang telah kita bantu, karena seringkali kebahagiaan itu didapat dari tangis haru mereka yang mendapat uluran tanganmu. Dan arti kehidupan sesungguhnya hanya akan didapat ketika kita menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain, tidak hanya bagi diri kita sendiri.

Wednesday, October 12, 2016

Dokumentasi Laboratorium Lapangan Peternakan (LLP) Unsyiah





Sapi PFH






Ayam Petelur

Kegiatan Pengambilan Sample Organ Unggas Ayam oleh Mahasiswi Semester 7


Penghitungan DOC

Santai Dulu Bro..

PFH












Pemberian Hijauan Pada Kambing dan Domba





Tuesday, October 11, 2016

Mengapa ? Padahal..

Bingung, hening, sepi
Kepada siapa kan kutanya
Perihal sebab dan akibat
Mereka mengganggunya
Mengacuhkan wibawanya
Mengacuhkan penampilannya

Kacau memang
Jaman telah berubah
Laksana embun yang mencoba membanjiri bumi,
Mereka mengganggu yang tak pantas diganggu
Meninggalkan mereka yang justru 
ingin dirayu

Benarlah Hanafi, benarlah Maliki,
Benarlah Syafi’i, benarlah Hambali.

Tidaklah mereka menampakkan perhiasan mereka,
Melainkan pasti datang fitnah yang akan menerpa
laksana prahara angin yang menghancurkan suatu kaum
Hancur luluh tanpa sisa
Begitulah fitnah,
Hancur seketika dibuatnya,
Orang-orang yang terpaku padanya
Yang memandang indah apa yang dilihat

Kamu kira,
Saat kamu berjalan jauh
bahkan berlari,
Terus lari,
Bahkan menjauh bermil-mil dari mereka,
Mereka tidak akan mengganggumu?

Tidak!
Saat kamu berbeda,
Mereka akan terus mencarimu
Mengacaukan prinsipmu
Melemahkan imanmu

Begitulah ujian,
Semakin tinggi sang pohon,
Semakin kuat pula angin yang menerpanya

Bertahanlah!
Bentengilah dirimu!
Tutupi perhiasanmu
Karena tidak semua pantas melihatnya
Pelajarilah,
Terimalah!
Serta cobalah..
Kata 4 orang pilihan
4 Imam mazhab

Monday, October 10, 2016

Percampuran Budaya dan Pengaruhnya


         
Pengaruh animisme dan ajaran Hindu Budha yang telah masuk ke Nusantara jauh sebelum Islam datang ke negeri ini, masih dapat kita rasakan sampai sekarang. Bahkan, banyak tradisi yang berbau Islam yang kita rayakan saat ini merupakan hasil dari pencampuran antara budaya animisme, Hindu dan Budha yang telah diwariskan secara turun temurun dan berubah coraknya menjadi keislaman seiring dengan berkembangnya Islam di negeri dengan mayoritas penduduk Muslim ini.
          Budaya yang telah membekas ini terkadang sulit dibedakan oleh mayoritas penduduk di Indonesia. Banyak yang masih menganggap budaya sebagai sunnah, dan sunnah hanya sebagai budaya Timur Tengah. Contohnya adalah tradisi perayaan Maulid Nabi, banyak yang menganggapnya sebagai sunnah. Sementara berjanggut dianggap hanya merupakan budaya masyarakat Timur Tengah. Padahal, kalau kita kembali merujuk kepada dalil-dalil dari Al-Qur’an dan As-Sunnah, didapati tidak ada satu pun perintah merayakan hari lahir Nabi, sementara akan didapati perintah memelihara janggut.
          Dari Ibnu Umar radhiallāhu’anhuma, Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam bersabda “Potong pendeklah kumis dan biarkanlah (peliharalah) janggut.” (HR. Muslim no. 623).
          Ini menunjukkan percampuran budaya yang terjadi di masyarakat telah menyebabkan sulitnya bagi kita yang masih awam untuk membedakan mana dari kebiasaan tersebut yang merupakan tradisi, dan mana yang merupakan perintah yang disyari’atkan.
          Contoh lain adalah tradisi tahlil dan kenduri arwah yang sering kita lakukan setiap ada kematian anggota keluarga, sebenarnya merupakan perintah di dalam kitab umat Hindu yang kemudian diwariskan secara turun-temurun hingga datangnya Islam menjadikan tradisi umat Hindu ini mengalami Islamisasi sehingga umat Islam menjadikannya ajang untuk mendoakan mayat dan membacakan ayat-ayat Al-Qur’an untuk keluarga yang telah meninggal.
          Dalam kitab Samawedha Samhita, kitab ajaran umat Hindu, buku satu, bagian satu, halaman 20 berbunyi: “Purwacika prataka prataka pramoredya rsi barawajah medantitisudi purmurti tayurwantara mawaeda dewana agni candra gayatri ayatnya agna ayahi withaigrano hamyaditahi liltastasi barnesi agne.”
          Dan artinya adalah: “Lakukanlah pengorbanan pada orangtuamu dan lakukanlah kirim do’a pada orangtuamu di hari pertama, ke tiga, ke tujuh, empat puluh, seratus, mendak pisan, mendak pindho, nyewu (1000 harinya).”
          Hal tersebut menandakan kentalnya budaya dari keyakinan yang telah ada sebelum Islam memasuki nusantara pada masyarakat Indonesia. Adalah sebuah hal yang wajar jika hal tersebut menjadi sebuah kebiasaan di masyarakat, karena sangat besar kemungkinan orang-orang hanya mengetahui bahwa hal tersebut hanya merupakan tradisi turun temurun, atau bahkan mengiranya sebagai sunnah karena terdapat banyak doa yang baik-baik yang ditujukan untuk mayat pada acara tersebut, dan tidak merasa bahwa hal tersebut merupakan ajaran dari agama lain.
          Di daerah lain seperti Jawa, budaya animisme masih terlihat sangat kental. Di beberapa wilayah di sana masih sering diadakan acara memberikan sesajen ke laut dalam rangka tolak bala, dan ini jelas bukan sesuatu yang disyari’atkan, melainkan budaya animisme yang diteruskan hingga sekarang secara turun-temurun.
          Percampuran budaya ini sangat terasa dan begitu melekat pada masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat penganut agama Islam. Setidaknya perlu pemahaman kepada masyarakat agar dapat membedakan mana yang merupakan syari’at, dan mana yang merupakan tradisi. Karena jika masyarakat tidak dapat membedakan dua hal ini, kemungkinan besar akan terjadi permasalahan-permasalahan sosial keagamaan pada kelompok masyarakat tersebut.
          Banyak budaya animisme yang masih dipertahankan mengandung unsur kesyirikan dan tidak dapat dilestarikan. Hal ini yang membuat dilema bagi masyarakat Indonesia yang memiliki kecintaan yang tinggi terhadap tradisi dan budaya, masyarakat Indonesia dituntut untuk melestarikan kebudayaan itu sendiri. Namun disisi lain, budaya yang melanggar norma agama juga terasa begitu meresahkan, karena dapat melemahkan pondasi keimanan para masyarakat, khususnya generasi muda.
          Sebagai warga negara yang baik, kita wajib mempertahankan budaya atau tradisi yang tidak menyalahi norma lain seperti norma agama. Namun, jika didapati suatu tradisi atau budaya yang berseberangan dengan norma-norma yang terdapat di masyarakat, termasuk di dalamnya norma agama, maka kita wajib meninggalkan tradisi atau budaya tersebut.
          Dibutuhkan banyak sumber daya manusia yang berjiwa intelek untuk meyakinkan masyarakat mengenai masalah ini, agar masyarakat menjadi cerdas tentang agamanya sendiri, dan tidak salah dalam mengamalkan ajaran dari nenek moyang yang mengandung kesyirikan dan merusak akidah tauhid di masyarakat.
          Namun, tidak semua budaya harus dihilangkan, justru banyak dari budaya bangsa Indonesia yang harus dilestarikan, seperti budaya masyarakat Indonesia yang dikenal santun dan ramah, maka hal ini harus terus melekat pada masyarakat Indonesia seluruhnya. Banyak juga budaya yang berfungsi mempererat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia seperti tradisi berkumpul bersama untuk gotong royong dan berolahraga serta melakukan kegiatan-kegiatan positif yang sering dilihat di desa-desa, maka hal ini sangat baik jika dilestarikan.
          Setiap tradisi dan budaya yang ada di Indonesia harus menjiwai kepribadian setiap warga negara Indonesia itu sendiri, maka setiap budaya harus sesuai dengan norma-norma yang dijadikan acuan oleh Bangsa Indonesia, termasuk di dalamnya norma agama, norma sosial, norma budaya, serta norma-norma lain yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia yang terkenal dengan penjunjungan terhadap norma-normanya yang sangat kuat.

          Setiap pribadi kita memiliki kewajiban untuk memajukan bangsa ini dalam segala aspek, termasuk masalah sosial budaya yang ada di masyarakat, agar bangsa ini dapat maju dengan ciri khasnya sendiri, yaitu dengan mengikuti aturan dan menjauhi melanggar aturan atau norma-norma bangsa ini sendiri.

Saturday, October 8, 2016

Makam Teungku Khalilullah (Teungku Diujung) Desa Latak Ayah, Kp. Aie, Simeulue

Assalamu'alaikum para pengunjung.. Kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya berziarah ke makam seorang ulama penyebar Islam di Pulau Simeulue pada tanggal 21 Maret 2016 yang lalu. Saya pergi bersama keluarga dan seorang sahabat yang bernama Arief Rahman Reza.

Sebelumnya saya rasa perlu membahas sedikit mengenai hukum dari ziarah makam itu sendiri. Ziarah kubur adalah suatu hal yang disyari'atkan, dari Buraidah ibnul Hushaib radhiallahu'anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dahulu aku melarang kalian berziarah kubur, maka (sekarang) berziarahlah”. (HR. Muslim no. 977. Lihat Bahjatun Nazhirin <1/583>)

Adapun hukum berziarah bagi wanita, terdapat perbedaan pendapat di kalangan para ulama. Ada yang mengatakan disunnahkan seperti pada laki-laki, ada juga yang mengatakan makruh, mubah, bahkan haram dan dosa besar (Lihat Asy Syarhul Mumti <5/380>).

Akan tetapi pendapat yang paling kuat (wallahu'alam) adalah yang mengatakan bahwa wanita juga diperbolehkan menziarahi kubur asal tidak sering-sering. untuk lebih jelasnya silahkan dicek disini: https://muslim.or.id/7803-adab-islami-ziarah-kubur.html

Baiklah, setelah para pembaca paham mengenai hukum dari ziarah kubur itu sendiri, saya ingin kembali lanjut menceritakan pengalaman saya berziarah ke makam seorang ulama penyebar Islam di Pulau Simeulue, Teungku Khalilullah, atau yang sering disapa Teungku Diujung.

Tapi.. Sebelum saya menceritakan lebih lanjut pengalaman saya, ada baiknya para pembaca saya kenalkan dulu dengan sosok ulama pembawa perubahan di Pulau tempat saya dibesarkan ini..

Teungku Di Ujung yang bernama lahir Khalilullah adalah seorang ulama besar dari Minangkabau yang menyebarkan Islam di Pulau Simeulue, Kesultanan Aceh pada abad ke-14 atau 15, dan berhasil mengislamkan hampir seluruh masyarakat pulau itu.

Belum diketahui secara pasti pada tahun berapa Teungku di Ujung hidup.  Pada masa Iskandar Muda memerintah kerajaan Aceh Darussalam, Teungku di Ujung dari Minangkabau hendak berlayar menunaikan ibadah haji.

Pada saat itu Iskandar Muda meminta kepada Teungku di Ujung untuk singgah di Simeulue dan memberikan syiar Islam di pulau tersebut.

Pulau Simeulue adalah sebuah pulau yang berjarak sekitar 150 km dari pantai barat Aceh. Teungku Di Ujung mempunyai istri bernama Si Melur, yang merupakan asal usul dari nama pulau Simeulue menurut cerita turun temurun dari masyarakat setempat.

Teungku Di Ujung merupakan ulama Minangkabau yang berasal dari Ulakan, Pariaman, dan merupakan murid dari ulama besar Syeikh Burhanuddin Ulakan. Ia wafat dan dimakamkan di Gampong Latak Ayah, Kecamatan Simeulue Tengah, Kabupaten Simeulue.

Asal mula ia digelar Teungku Diujung adalah karena ia dimakamkan di ujung Pulau Simeulue, yakni di Teluk Simeulue, Kuta Padang, Kecamatan Simeulue Tengah.

Berikut kami sajikan beberapa foto yang sempat kami ambil ketika berziarah ke makam Teungku Khalilullah.


Foto jalan menuju gerbang Makam Teungku Diujung


Foto Kompleks makam Teungku Diujung dan istrinya, Putri Melur.


Foto makam Teungku Diujung

Jika dilihat, batu nisan dari makam Teungku Diujung berbentuk sangat unik, yaitu seperti peci/kopiah yang sering digunakan masyarakat (khususnya di Indonesia) untuk shalat. Berdasarkan cerita dari Almarhum kakek saya ketika saya pertama kali dibawa berziarah ke makam Teungku Khalilullah ini, dulu sekali batu nisan yang menyerupai peci tersebut berukuran sangat tinggi. Tapi seiring waktu, batu nisan tersebut terus masuk ke dalam hingga akhirnya berukuran seperti peci pada umumnya. Bahkan kakek saya menceritakan bahwa dulu makam tersebut tidak ada, tapi tiba-tiba muncul di tepian pantai di ujung Pulau Simeulue. Wallahu'alam, tapi saya pribadi lebih yakin terhadap sesuatu yang bersifat fakta dan dapat dijelaskan secara ilmiah.

Foto pohon kelapa dalam area kompleks Makam Teungku Diujung

Mengapa kami menampilkan gambar pohon kelapa ini? Jawabannya adalah karena Almarhum kakek saya juga pernah bercerita bahwa banyak orang yang mengatakan bahwa pohon kelapa ini jika dilihat dari bawah, buahnya sedikit. Tapi jika dipanjat, maka jumlah buahnya akan berubah menjadi sebanyak orang yang menunggu di bawah ditambah yang memanjatnya. Wallahu'alam, ini hanya cerita, saya pribadi belum pernah membuktikan, bahkan merasa lucu dengan cerita yang beredar.


Foto makam Putri Melur, Istri Teungku Khalilullah yang dimakamkan tepat di samping makam Teungku Khalilullah

Menurut cerita turun menurun, masyarakat Simeulue mengatakan bahwa asal nama pulau Simeulue diambil dari nama istri Teungku Khalilullah, Si Melur.


Foto di sekitar makam menunjukkan makam yang berada di ujung Pulau Simeulue, yaitu di Teluk Simeulue


Foto batok kelapa dengan sampah seperti sisa pembakaran kemenyan di dalam pondok makam Teungku Diujung

Ini yang membuat kami sangat kecewa, di makam Teungku Khalilullah sering terlihat aktifitas yang mengandung kesyirikan dan menambah kebodohan di masyarakat. Beberapa kali kami menemukan ada orang yang menyediakan jasa pengobatan di dalam pondok makam dengan menjadikan Teungku Diujung sebagai perantara, tidak sedikit orang yang tertarik dan mencoba menjalankan pengobatan alternatif yang sangat menyesatkan ini, para pengobat ini biasanya menggunakan perantara-perantara seperti yang sering digunakan oleh dukun kampung di Simeulue, mulai dari dedaunan, bunga-bungaan, berbagai macam beras, serta beberapa media lainnya, bahkan kali ini kami menemukan sampah kemenyan yang diletakkan di dalam pondok makam. Na'udzubillah.

Mungkin hanya sekian untuk kali ini, tunggu postingan saya berikutnya, in syaa Allah..


Sumber: